Capital Market For All


everybody can learn easily™


Web This Blog

Lebih dekat dengan saham

Abdalloh |

Setelah sebelumnya kita bercerita tentang reksadana, sudah saatnya kita mengenal lebih dekat dengan saham. Yang akan diceritakan disini lebih bersifat teknis yang sangat bermanfaat pada saat akan mencoba investasi di saham. Tetap harus selalu di ingat bahwa resiko investasi langsung di saham lebih tinggi dibandingkan melalui reksadana. Kok bisa sih ? karena kalo reksadana, khususnya reksadana saham, dana kita akan diinvestasikan ke dalam beberapa jenis saham sehingga terjadi penyebaran resiko sedangkan kalo langsung investasi saham maka resikonya terpusat pada saham yang diinvestasikan.

Setiap saham yang dijualbelikan di bursa efek akan diberikan suatu kode khusus. Untuk di BEI setiap saham harus diberi kode 4 hurup yang di tulis dalam hurup besar. Kode tersebut dipilih oleh masing-masing perusahaan dan diajukan kepada BEI untuk disetujui. Misalnya PT Telekominikasi Indonesia Tbk kodenya TLKM atau PT Aneka Tambang Tbk kodenya ANTM. Jadi, jangan heran kalau investor yang sudah terbiasa investasi di saham akan lebih sering menyebut kode saham daripada nama perusahaannya pada saat melakukan transaksi.

Harga saham yang ditransaksikan mengacu pada harga per lembar saham, misalnya harga saham TLKM Rp 5.000,00 artinya 1 lembar saham TLKM mempunyai nilai Rp 5.000,00. Meskipun demikian, satuan yang digunakan untuk melakukan transaksi saham bukan lembar saham tetapi ada istilah khusus yaitu LOT. Secara definisi, LOT itu artinya sejumlah lembar saham untuk jenis saham yang sama, dimana untuk saat ini, 1 LOT sama dengan 500 lembar saham. Misalnya, 1 LOT saham TLKM berarti 500 lembar saham TLKM.

Berapa sih jumlah minimal saham yang dapat ditransaksikan ? Sampai saat ini, untuk melakukan transaksi saham adalah berdasarkan kelipatan LOT dengan minimal 1 LOT. Artinya, setiap transaksi hanya boleh kelipatan 500 lembar saham.

Oke, biar lebih jelas kita lihat contoh deh. Misalnya saya berencana untuk membeli saham TLKM (PT Telekomunikasi Indonesia Tbk) sebanyak 5 LOT dengan harga saham Rp 5.000,00. Maka uang yang harus saya keluarkan :
5 LOT TLKM = 5 x 500 = 2.500 lembar saham
harga Rp 5.000,00
Nilai saham = Rp 5.000,00 x 2.500 = Rp 12.500.000,00
Jadi uang yang harus saya keluarkan sebanyak Rp 12.500.000,00.

Ingat yah, kalau mau melakukan transaksi saham jangan datang ke BEI! karena BEI bukan penjual efek tapi pengelola bursa (kalau lupa silahkan lihat lagi arsip blog yah). Beda dengan reksadana, untuk transaksi saham, sampai saat ini belum bisa melalui bank jadi hanya bisa melalui perusahaan efek.

Labels:

| links to this post |

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

Home

Disclaimer

Isi dari blog ini murni karya cipta abdalloh sebagai pribadi tidak ada hubungannya dengan tempat dimana abdalloh bekerja. Diperbolehkan untuk mengambil sebagian maupun sebanyak yang diinginkan dari isi blog ini tetapi harap mencantumkan sumbernya.

About This Blog

Cerita mengenai pasar modal untuk mereka yang sama sekali belum mengenal pasar modal. Disajikan dalam bentuk yang sederhana dengan uraian yang mudah-mudahan dapat di mengerti.

Search

Wikipedia Search


Investopedia Search


Previous Posts

Powered by Blogger blogger templates
Powered by FeedBurner Add to Google Reader or Homepage

Categories

My Links